Hukum Merayakan Ulang Tahun menurut Habib Munzir Al Musawa

Pertanyaan
1. Apa hukum Merayakan Hari Ulang tahun (Milad) ?
2. Adakah kaitannya Dengan Maulid Nabi Hukumnya?
3. Bagaimana Pandangan Hb Dgn Perayaan Ulang tahun yang ada pada genersi muda akhir2 ini dgn pesta Dan lain sebagainya.

Jawaban Assayyid Al Habib Munzir Al Musawa

1, merayakan kelahiran dengan maksud tasyakuran atas nikmat Allah swt merupakan hal yg diperintahkan Allah ?KATAKANLAH DENGAN (datangnya) ANUGERAH ALLAH DAN RAHMAT NYA, MAKA DENGAN ITU HENDAKNYA MEREKA BERGEMBIRA?, lalu mereka mengadakan pesta tasyakuran kelahiran dengan mengundang sanak saudara dan handai taulan untuk menjamu mereka makan dan menyambut para tamu, ini semua merupakan hal yg Yutsaab alaih (berpahala bila dilakukan) wa huwa sunnah (sunnah Rasul saw).

2. terlebih lagi merayakan Maulid Nabi saw,
apa pendapat anda tasyakuran atas turunnya seluruh ayat Alqur?an?, tasyakuran atas anugerah shalat, tasyakuran atas nikmat iman dan Islam?, tasyakuran atas kemenangan Fatah Makkah?, atau tasyakuran atas seluruh kenikmatan yg datang pada ummat ini?, orang yg merayakan kelahiran Rasul saw (merayakan maulid Nabi saw) berarti ia merayakan dan tasyakkuran atas seluruh kemuliaan yg turun pd Islam, karena itu semua telah dikehendaki Allah berawal dari kelahiran Rasul saw.
Dan sebaliknya mereka yg menolak merayakan kelahiran beliau maka dari golongan manakah mereka?, Demi Allah adakah anda menyebut mereka muslim bagi orang yg mengharamkan tasyakuran atas seluruh kenikmatan yg datang pd islam?, bahkan tak senang dan benci atas kelahiran sang Nabi saw?, dan tak melarang tetangganya yg tasyakuran atas kelahiran anjingnya?, muslimkah ia?, semoga Allah menumpahkan hidayah atas saudara2 kita, Allahummahdiy Qaumiy fainnahum laa ya?lamuun, serasa pecah sanubariku dari keinginanku ingin melihat mereka terlepas dari perangkap pemikiran sesat ini.

3. Pesta ini berarti merayakan dan mensyukuri, maka hal ini tak ada larangannya (maa jawwazahussyar?) terkecuali melanggar batas yg dibolehkan oleh syari?at. Apalagi dengan mabuk mabukan dan lain sebagainya, maka yg dilarang bukan pestanya, namun pelaku dosanya.
wallahu a’lam

sumber : Forum Tanya Jawab Majelis Rasulullah

About inayatullah1971

Majelis Ta'lim
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s